Indonesia sebagai negara kepulauan dan masyarakat yang majemuk cukup berpotensi terjadinya konflik komunal berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Video penceramah agama kontroversial yang kini viral di media sosial, mendapat perhatian serius Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU).
Meningkatnya jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci harus menjadi perhatian serius pemerintah, terutama Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tahun ini jamaah haji yang wafat mencapai 558 orang.
NU mengimbau agar momen tersebut tidak digunakan untuk menjadikan agama sebagai alat tunggangan politik.
Tidak ada satu agama pun yang mengajarkan kekerasan dan menghalalkan pembunuhan.
Fatayat NU menyatakan siap menjaga kebhinekaan dan kemajemukan di tengah maraknya hiruk-pikuk isu etnis, ideologis, dan agama yang terjadi di Indonesia.
Indonesia bisa bersatu terutama karena peran tokoh agama.
Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum PAN ini menegaskan tak ada ajaran agama apapun yang mengajarkan kekerasan dan pembunuhan
Munas dan Konbes NU membolehkan pemerintah menggunakan BPIH untuk keperluan investasi.
Membaca kitab suci hanya salah satu contoh kegiatan bagaimana pemuda mencintai agama.