Pemerintah khususnya Kementerian Pertahanan (Kemhan), TNI, Badan Intelijen Strategis (BAIS) dan "stakeholder" terkait harus mewaspadai tujuan di balik kapal-kapal perang China yang masuk Indonesia beberapa waktu terakhir.
Miliarder ini tidak pernah menampakkan diri sejak menyampaikan pidatonya pada Oktober di Shanghai yang mengkritik regulator keuangan China.
Kementan telah menindaklanjuti persyaratan yang dimaksud dan menunggu respon pihak pemerintah China hingga saat ini.
Di dunia nyata, Indonesia pernah memiliki dua orang astronot, Pratiwi Sudarmono dan Taufik Akbar. Keduanya gagal berangkat karena insiden pesawat ulang alik Challenger di tahun 1986.
Garda Bangsa kritik keras pemerintah yang tidak bijak terhadap masuknya WNA China ke Tanah Air dengan sangat mudahnya.
China menuduh bahwa penyelenggara acara tersebut, yang juga mencakup beberapa negara Eropa lainnya bersama dengan Australia dan Kanada, menggunakan masalah hak asasi manusia sebagai alat politik untuk mencampuri urusan dalam negeri China seperti Xinjiang.
Kalangan dewan mengkritik kedatangan WNA China saat larangan mudik dalam 2 tahun berturut-turut.
Masuknya sebanyak 85 warga negara asing (WNA) asal Cina ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan pesawat China Southern Airlines (charter flight) menjadi sorotan publik.
Pemerintah mesti tegas, bukan hanya melarang masyarakat mudik lebaran, tetapi juga membatasi masuknya WNA dari beberapa negara yang terindikasi mengalami kenaikan kasus Covid-19.