Dilansir dari AFP, sejumlah kabel diplomatik Uni Eropa dari seluruh dunia diketahui mengungkap kecemasan cara menghadapi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta kekhawatiran atas Rusia, China, dan Iran.
Komando Afrika militer (Africom) mengatakan pada Senin (17/12) bahwa empat serangan yang dilepasakan pada Sabtu (15/12), menewaskan 34 pejuang, dan dua lagi pada Minggu (16/12), yang menewaskan 28 orang.
Sekitar 300 warga sipil juga tewas, banyak di antaranya dalam serangan udara koalisi, dan ribuan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Kepala digital dan inovasi Saipem, Mauro Piasere, mengatakan bahwa serangan itu berasal dari Chennai, India.
DK PBB menyerukan kepada Pemerintah Sudan Selatan untuk mengutuk serangan itu, memastikan penyelidikan penuh dan yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.
Senior Manager Businessman Development Sunway Medical Center Malaysia, Faith Tang menjelaskan, faktor utama pengabaian ini ialah gaya hidup.
Kementerian Informasi Palestina mengungkapkan sebanyak 345 jurnalis menjadi korban serangan fisik pasukan Israel
Serangan-serangan ini disebut sebagai bagian dari kebijakan pemerintah AS untuk mendorong kelompok pemberontak agar mau bernegosiasi.
Sebuah pesawat tempur yang tak diketahui asalnya menyerang tiga kendaraan
Zarif mengatakan, senjata kimia hanya dikutuk jika diduga digunakan oleh musuh