Sinergitas antara pelaku usaha dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mempercepat kemajuan ekonomi. Sinergitas perlu dibangun dengan tujuan pembangunan perekonomian tetapi tidak mengabaikan alam dan sekitarnya.
Ketiga perjanjian tersebut, khsususnya dua yang sudah digagas cukup lama sangat penting bagi kedaulatan dan kemnadirian Indonesia sebagai suatu negara. Terutama menyangkut perjanjian ekstradisi bagi kejahatan keuangan dan ekonomi.
Apa yang disampaikan oleh Gus Muhaimin dalam Pidato Awal Tahun merupakan realita lapangan yang terjadi saat ini, itu kenyataan riil di lapangan
Melindungi masyarakat, juga bersinergi untuk terus memulihkan ekonomi dan mendukung reformasi struktural yang dilakukan oleh Pemerintah untuk menciptakan transformasi ekonomi yang makin produktif dan kompetitif.
Penawaran masuk yang tinggi itu tidak terlepas dari kinerja APBN 2021 yang positif, terutama dari sisi penerimaan, yang menjadi sinyal kuat optimisme kelanjutan pemulihan ekonomi di 2022.
Kita apresiasi pidato politik Gus Muhaimin ini yang mampu melihat persoalan riil bangsa. Khususnya pada isu sosial ekonomi yang ditekankan pada tiga hal.
Selain bisa membuka banyak lapangan pekerjaan, penyelesaian berbagai proyek mangkrak tersebut juga bisa menghidupkan kembali geliat ekonomi Bali dari sektor pariwisata.
Singapura jatuh ke dalam kinerja ekonomi terburuknya pada 2020 ketika bisnis dan perbatasan internasional ditutup
Saya meminta agar kepala desa menjaga etika kepemimpinan. Kepala desa harus memiliki rasa sensitif terhadap kesulitan yang sedang dihadapi warganya saat berusaha bangkit dari keterpurukan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19.
Ini merupakan upaya pengalihkan fokus pembangunan struktur ekonomi nasional yang lebih produktif, daripada bergantung pada tingkat konsumsi masyarakat. Saya harus mengatakan ini ide dan polutical will pasca membangun infrastruktur yang sangat brilian.