KPK telah mengantongi informasi dan bukti dugaan "jual beli" pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (
Media massa dan media sosial akan kembali dipenuhi dengan udara kebencian, caci maki, fitnah, kabar bohong dan kedengkian.
Hanya bermodal jualan mimpi, ditopang dengan publikasi dan iklan besar-besaran di semua platform media, Meikarta panen berbagai penghargaan.
Mereka tidak boleh diam, ketika Meikarta membanjiri media dengan iklan yang dikemas sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan menipu publik.
Ongkos politik menjadi semakin mahal, karena masyarakat juga semakin transaksional. Mereka melihat momentum pilkada atau pileg sebagai ajang bernegosiasi dan memeras para kandidat.
Berbagai langkah Djarot yang "luar biasa sibuk" menjelang akhir masa jabatan menarik dicermati.