China menolak rencana Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menggelar penyelidikan tahap kedua tentang asal mula Covid-19, berangkat dari hipotesis virus itu kemungkinan bocor dari laboratorium di Wuhan.
Wakil mantan presiden Donald Trump, yang diyakini sedang mempertimbangkan tawarannya sendiri di Gedung Putih 2024, juga mendesak Joe Biden untuk menghadapi China dengan lebih kuat di berbagai bidang termasuk asal usul virus corona dan "neokolonialisme" raksasa Asia.
Dia menyebut dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa penyakit itu juga kemungkinan sudah beredar di AS pada awal Desember 2019.
Studi yang diterbitkan minggu ini oleh Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), menunjukkan, setidaknya tujuh orang di lima negara bagian AS terinfeksi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, seminggu sebelum negara itu melaporkan kasus resmi pertamanya.
Biden menjelaskan bahwa dia tetap skeptis tentang kerja sama China dengan penyelidikan WHO.
Blinken menekankan pentingnya kerja sama dan transparansi mengenai asal usul virus, termasuk mengizinkan pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali ke China, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan dalam sebuah pernyataan.
WSJ pada Senin mengutip orang-orang yang akrab dengan laporan rahasia oleh laboratorium nasional pemerintah AS yang mengatakan, itu menyimpulkan bahwa hipotesis kebocoran virus dari laboratorium China di Wuhan masuk akal dan pantas untuk diselidiki lebih lanjut.
Usul agar Presiden Madrid Florentino Perez menunjuk Raul berasal dari Fernando Morientes, Predrag Mijatovic, Jorge Valdano dan Alvaro Benito.
Dua lembaga percaya, corona muncul secara alami dari kontak manusia dengan hewan yang terinfeksi dan yang ketiga merangkul kemungkinan kecelakaan laboratorium sebagai sumber pandemi covid-19.