Pemerintah dan masyarakat perlu meningkatkan perhatian pada kurban, terutama dalam kaitannya dengan pemberdayaan ekonomi.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendorong kemerdekaan peternak-peternak Indonesia, terutama di kawasan pedesaan untuk bisa mencapai kesejahteraan dengan menginisiasi program
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka layanan kurban pada Idul Adha 1439 H melalui platform pembayaran digital, OVO.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng situs belanja online Shopee untuk melayani ibadah kurban masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 1439 H
Pembayaran kurban melalui gerai 212 Mart ini menambah deretan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha 1439 H ini.
Layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban sekaligus berpartisipasi dalam pemberdayaan kepada masyarakat desa.
Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam penyembelihan hewan kurban, di antaranya, kesehatan, proses penyembelihan, dan pendistribusian daging ke mustahiq (orang yang berhak).
I Ketut Diarmita menjelaskan pentingnya menjaga hewan kurban bebas dari penyakit yang menular.
Baznas mendorong masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban dengan manfaat yang lebih luas. Karena kurban bukan ibadah biasa, namun dapat membangkitkan kesejahteraan ekonomi umat, utamanya masyarakat desa.