KPK memeriksa Rafael untuk meminta klarifikasi terkait sumber harta kekayaannya yang berjumlah Rp56 miliar
Aset berupa perumahan itu di dalamnya terdapat dua perusahaan atas nama istri dari Rafael Alun.
Pemanggilan dilakukan lantaran permintaan klarifikasi perlu melalui beberapa proses.
Kendati demikian, Pahala menuturkan masyarakat hanya bisa mengakses kepemilikan saham Rafael hanya sampai total surat berharganya saja.
Kepemilikan harta kekayaan yang dinilai tidak wajar itu bukan hanya dari pejabat tinggi, namun dari yang sangat rendah.
Permintaan klarifikasi itu bisa menjadi pintu masuk KPK menyelidiki ada atau tidaknya tindak pidana korupsi yang dilakukan.
Ayah dari tersangka penganiayaan Mario Dandy Satrio akan diklarifikasi KPK terkait dugaan harta tidak wajar, seperti mobil Rubicon
Pemanggilan Rafael dilakukan untuk meminta klarifikasi terkait harta kekayaannya senilai Rp56 miliar.
Sebanyak 13.885 (43,13 persen) pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenkeu belum melaporkan harta kekayaan kepada KPK.
Pemanggilan tersebut untuk klarifikasi terkait harta kekayaannya yang tengah disorot publik karena dinilai tidak wajar.