Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengutuk serangan rudal Iran, yang menargetkan pangkalan militer koalisi pimpinan Amerika Serikat
Saham Eropa jatuh pada Rabu (8/1), dan ekuitas berjangka Amerikat Serikat (AS) melemah di Wall Street, pasca serangan Iran terhadap pangkalan AS di Irak.
Donald Trump menyebut situasi pangkalan militer AS di Irak sedang baik-baik, meski baru saja diserang oleh Iran pada Rabu (8/1) pagi.
Delapan tahun lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pernah memperingatkan pendahulunya, Barack Obama supaya tidak "memainkan kartu Iran" untuk kepentingan kampanye.
Trump menunjukkan ketidakpatuhannya terhadap hukum internasional dengan mengancam akan menyerang situs-situs penting yang terkait dengan Iran, jika Teheran berusaha membalasa kematian Jenderal Soleimani.
Bentrokan dimulai ketika jutaan pelayat membawa tubuh Soleimani dari Lapangan Azadi Kerman ke lokasi pemakamannya di pemakaman para martir.
Zarif selanjutnya mengecam Presiden AS, Donald Trump karena mengancam menyerang 52 situs dan kebudaya Iran, jika Teheran membalas pembunuhan Jenderal Soleimani.
Kantor berita al-Forat berbahasa Arab Irak melaporkan bahwa aliansi tersebut memutuskan memindahkan pusat komandonya dari ibukota Irak, Baghdad ke Kota Kuwait pada Selasa (7/1).
Hal ini dilakukan pasca terbunuhnya komandan Pasukan Quds Iran, Jenderal Qassem Soleimani, dalam serangan udara Amerika Serikat (AS).
Forum itu akan memberi Zarif sorotan global untuk mengkritik AS karena membunuh Soleimani.