Pengiriman tersebut merupakan bagian dari kesepakatan PDVSA dan mitranya Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), yaitu menukar kondensat Iran dengan minyak mentah Merey Venezuela.
Harga minyak mentah dunia pada Kamis (12/8) ini masih berada di batas stabil, setelah sempat mengalami penurunan hingga di bawah US$70 pada Rabu (11/8) kemarin.
Harga minyak mentah Brent naik 35 persen tahun ini didukung oleh pembatasan pasokan yang dipimpin OPEC, bahkan setelah minyak pekan lalu mengalami kerugian mingguan tertajam dalam beberapa bulan terakhir.
Organisasi lingkungan Israel menentang rencana tersebut di pengadilan, dengan alasan risiko kebocoran atau tumpahan yang menghancurkan, dengan puluhan juta ton minyak mentah diperkirakan akan dibawa melalui Israel setiap tahun.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni terangkat USD2,91 atau 4,6%, menjadi ditutup di USD66,58 per barel
Harga minyak mentah menjadi tak menentu akibat melemahnya dolar AS dan dengan lebih banyak pasokan diharapkan dari keputusan OPEC + untuk mengurangi penurunan produksi setelah April.
Harga minyak mentah dunia turun pada Selasa (30/3), setelah Terusan Suez dibuka kembali untuk lalu lintas perdagangan jalur laut hari ini.
Minyak mentah Brent naik 83 sen atau 1,3 persen menjadi US$65,25 per barel. Sementara itu minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak 79 sen atau 1,3 persen menjadi US$62,29 per barel.
Tim tersebut telah meminta data pasien mentah pada 174 kasus COVID-19 yang telah diidentifikasi oleh China dari fase awal wabah di kota Wuhan di China pada Desember 2019.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan ekspor Indonesia, dari sebelumnya hanya bahan mentah menjadi bahan baku.