Sebagai upaya percepatan penurunan stunting, BKKBN telah meluncurkan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Hal ini selaras dengan Perum Bulog sebagai perusahaan negara yang bergerak di bidang pangan.
Ruang lingkup kesepahaman ini mencakup pemberdayaan keluarga melalui upaya kesehatan promotif dan preventif percepatan penurunan stunting,
Bantuan ini disalurkan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2022.
Perum Bulog sebagai perusahaan negara yang bergerak di bidang pangan memiliki perhatian dan kepedulian pada peningkatan gizi masyarakat melalui program Bulog Peduli Gizi.
Rumah Zakat sendiri memiliki Program Rumah Gizi, yang tujuannya juga untuk menekan angka stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak di beberapa desa yang menjadi wilayah binaannya.
Pemberian bantuan Beras Fortivit melalui program Bulog Peduli Gizi ini sebagai salah satu bentuk keterlibatan mendukung program pemerintah dalam percepatan pencegahan stunting agar prevalensi bisa ditekan turun.
Beras FortiVit ini adalah beras bervitamin yang salah satu kandungan vitaminnya untuk menanggulangi masalah kekurangan gizi dari ibu hamil sampai balita.
Pada kasus stunting di Indonesia, angka yang besar tersebut disebabkan oleh banyaknya jumlah ibu yang mengalami kekurangan asupan gizi mikro
Begiatan ini merupakan komitmen nyata Bulog dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan guna menunjang gizi dan pertumbuhan Balita Bawah Garis Merah (BGM).
Selain prevalensi stunting, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebut terdapat dua tantangan lainnya yakni peningkatan kasus penyakit degeneratif seperti stroke, jantung, kanker, dan diabetes, serta tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia.