Menteri Pertanian (Kementan), Syahrul Yasin Limpo belakangan selalu menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti di tengah pandemi.
Pemerintah harus selektif dalam melakukan pemangkasan anggaran. Jangan sampai, pengurangan tersebut justru membuat suasana menjadi semakin tak terkendali.
Total bantuan yang terkumpul sebanyak 12.779 paket, senilai Rp2.685 miliar diserahkan langsung secara simbolis Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo di Ruang AWR Kementan, Jumat (17/4).
Salah satu poin penting dalam MoU adalah kesiapan Kementan membantu distribusi komoditas hortikultura seperti sayuran.
Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Blibli sebagai salah satu perusahaan online shop guna semakin memudahkan penyediaan dan distribusi bahan pangan ke masyarakat, apalagi di masa pandemi corona.
Kementan memfasilitasi pemberikan pembiayaan usaha dengan bunga terjangkau melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
saat ini Kementan sudah menerbitkan RIPH dari 70 perusahaan dengan total volume 600 ribu ton.
Kementan mencatat terdapat permohonan pemeriksaan di Karantina Pertanian Belawan untuk produk samping kelapa sawit berupa janjang kosong, jangkos atau plam fiber ke China.
Jejaring laboratorium veteriner di lingkup Kementan sudah menerapkan manajemen biorisiko, yang bertujuan melindungi tenaga kesehatan hewan dan teknisi laboratorium
Syahrul menyaksikan animo masyarakat pada program kerjasama Kementan-Gojek yang dilaunching pekan lalu.