Penambahan itu membuat total kasus selama pandemi menjadi 6.047.315 orang. Hal itu berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19.
Lebaran bisa menjadi momen berkumpul keluarga, saudara dan teman. Di tengah momen inilah, beberapa orang menyiapkan hidangan lezat yang bisa dinikmati bersama keluarga di rumah. Nah, berikut ini adalah beberapa tips merayakan Idul Fitri yang lebih baik dan lebih sehat untuk keluarga. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.
Lebaran tahun ini, pemerintah memberikan kelonggaran untuk masyarakat kembali merasakan nuansa idul fitri seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, protokol kesehatan ketat harus tetap dilakukan.
Berpuasa termasuk upaya yang bisa orang-orang lakukan untuk mencegah sederet penyakit kronis itu sekaligus cara cara detoksifikasi tubuh yang murah dan mudah.
Petugas kesehatan Posko Kesehatan Pangkalan Jati Jakarta Timur mengimbau pemudik yang menggunakan sepeda motor agar mewaspadai cuaca ekstrem saat musim arus mudik perdana usai pandemi COVID-19.
Makanan saat lebaran identik dengan berbagai hidangan yang bersantan, berlemak dan tinggi kolesterol. Hal itu tentu tidak baik dengan kesehatan tubuh.
Kemudian, dilaporkan juga oleh Kemnterian Kesehatan, kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat 371 orang.
Menkominfo juga mengharapkan semua perjalanan pemudik aman sampai ke tempat tujuan.
Dukungan layanan kesehatan ini penting mengingat anak disabilitas intelektual membutuhkan perlakuan berbeda
Salah satu kualitas sumber daya manusia adalah kesehatan. Baik jasmani dan rohani, fisik dan mental. Di sinilah peran penting dari perguruan silat. Karena silat, tidak hanya melatih fisik, tetapi juga mental. Tidak hanya menyehatkan raga, tetapi juga menyehatkan mental dan spiritual.