Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat ajakan untuk bergabung mendukung Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. Namun, PKS menolak ajakan tersebut.
Problematika umat Islam belakangan ini membutuhkan cara baru dalam mengelola negara. Dimana, ketegangan antara Islam dan negara sudah seharusnya berakhir dan energi bangsa ini digunakan untuk mewujudkan Indonesia menjadi kekuatan utama dunia.
Indonesia dinilai sedang menghadapi krisis narasi kepemimpinan. Sebab, Presiden Jokowi dianggap telah gagal menjelaskan arah dan tujuan negara ke depan.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini Presiden Jokowi bakal tumbang pada Pilpres 2019 mendatang. Ada sejumlah alasan yang menjadi penyebab kekalahan Jokowi.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerbitkan larangan bagi seluruh kader untuk menghadiri acara deklarasi calon presiden (Capres) Anis Matta, di Bandung, Sabtu (21/4).
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menggelar "Ambassador Talks". Hal itu sebagai upaya mengokohkan peran diplomasi internasional parlemen Indonesia.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku pesimis Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jadi maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
PKS belum bisa memastikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bakal maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Empat bulan jelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres), sejumlah kandidat sudah mulai bermunculan untuk meramaikan Pilpres 2019 mendatang.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai wajar jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sedikit galau terkait rencana maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.