Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III DKI Jakarta menggelar vaksinasi booster pada Selasa (25/1) pagi. Kegiatan ini menyasar civitas akademika, termasuk mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Anggota Komisi IX DPR RI Saniatul Lativa meminta pemerintah meninjau ulang pembelajaran tatap muka (PTM) mengingat kasus varian Omicron meningkat.
Kepatuhan anak-anak usia 11 tahun kebawah terhadap protokol kesehatan masih belum 100 persen, juga belum tersedianya atau belum lengkapnya vaksinasi anak-anak usia kurang dari 11 tahun.
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III mendesak seluruh perguruan tinggi di DKI Jakarta, segera melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 3 DKI Jakarta, Paristiyanti Nurwardani mendorong perguruan tinggi segera melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Pada tahun 2021, jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang melaksanakan model pembelajaran teaching factory mengalami peningkatan sebesar tujuh persen menjadi 52 persen dibanding pada tahun 2020.
Penijauan dilakukan untuk memastikan, para siswa dan pengajar terlindungi dari paparan Covid-19 serta tidak terjadi transmisi saat kembali ke keluarga.
Penerapan kombinasi belajar daring dan tatap muka itu juga harus dibarengi dengan upaya membentuk mekanisme PTM yang aman dari risiko paparan Covid-19 bagi para peserta didik dan pengajar.
Sekolah harus siapkan SOP Prokes
Pembelajaran atau pengembangan kompetensi bagi ASN tersebut bukan hanya mendatangi lembaga pelatihan yang bersifat penjenjangan atau diklatpim, tapi pola Kemnaker Corpu ini pelatihan bersifat teknis dan fungsional.