Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas terus berlanjutnya, pasca pemerintah mengumumkan perubahan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai wilayah di Indonesia.
BPP Kostratani sebagai pusat pembelajaran termasuk tentang mitigasi dan adaptasi pertanian terkait perubahan iklim.
Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemdikbudristek, Zulfikri Anas mengatakan Kurikulum Merdeka atau sebelumnya dikenal dengan Kurikulum Prototipe, sebagai salah satu opsi pemulihan pembelajaran akibat pandemi.
BPP sebagai pusat data dan informasi, pusat pembelajaran petani, serta pusat penumbuhan petani milenial
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) mengeluarkan panduan penyelenggaraan pembelajaran semester genap tahun akademik 2021/2022 di perguruan tinggi.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Gus Jazil mendorong pendidikan tetap berlangsung, baik pengurangan kapasitas maupun PJJ, sebab pendidikan bagi anak-anak sangat penting.
Pemerintah setuju memberikan diskresi kepada sejumlah daerah yang berstatus PPKM Level 2, untuk mengurangi kapasitas pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas menjadi 50 persen.
Universitas Tarumanagara (Untar) menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, yang sedianya bakal dilaksanakan pada 7 Februari 2022 mendatang.
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan dengan mempertimbangkan sebanyak-banyaknya indikator.