Croissant singkong tersebut bisa menjadi alternatif potensi bisnis olahan pangan lokal sekaligus juga mendukung peningkatan ketahanan pangan
Petani di wilayah Sumedang gencar memproduksi olahan pangan lokal berbahan dasar ubi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di wilayahnya maupun pendatang.
Masyarakat diminta melakukan diversifikasi atau penganekaragaman pangan lokal di kebun atau lahannya untuk menghindari ketergantungan pada salah tanaman pangan.
Pasar Mitra Tani ini dihadirkan untuk mempercepat penyerapan berbagai komoditas pangan dari kelompok tani, sehingga masyarkat memperoleh harga yang terjangkau dengan kualitas pangan yang memadai.
Proses pembuatan snack bawang merah tidak sulit tetapi membutuhkan ketepatan dan kreatifitasyang tinggi.
Nasi Jagung memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan nasi beras.
Masyarakat harus memanfaatkan setiap jengkal tanah kosong untuk ditanami berbagai komoditas pangan, seperti umbi-umbian, sayuran, dan buah-buahan.
Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling up Initiative (READSI) memberikan dukungan bagi kelompok tani sasaran di 342 Desa, 18 Kabupaten yang terdapat di enam Provinsi.