Pengadilan yang berbasis di Den Haag itu mengumumkan rencana penyelidikan pada Februari 2018 tetapi menangguhkan pekerjaannya pada November 2021 atas permintaan pemerintah Filipina
Komentar itu muncul setelah AS dan Jerman pada Rabu mengatakan mereka akan mempersenjatai Ukraina dengan puluhan tank berat dalam perangnya melawan pasukan Rusia.
Minggu ini, pihak berwenang Ukraina memperingatkan bahwa pasukan Rusia mengintensifkan serangan mereka untuk merebut kota Bakhmut yang diperangi di kawasan industri Donetsk.
Rusia juga mengamati bahwa keterlibatan Amerika Serikat (AS), negara-negara Eropa, dan NATO kini semakin giat.
Militer Ukraina mengatakan telah menembak jatuh semua 24 drone yang dikirim semalam oleh Rusia, termasuk 15 di sekitar ibu kota, tanpa ada kerusakan yang dilaporkan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan, langkah itu adalah konfirmasi keterlibatan Jerman dalam perang yang direncanakan sebelumnya melawan Rusia.
Dukungan militer Barat sangat penting bagi Kyiv dan berkembang pesat selama perang.
Keputusan AS mengirimkan tank M1 Abrams membantu memecahkan kebuntuan diplomatik dengan Jerman tentang cara terbaik membantu Kyiv dalam perangnya dengan Rusia.
Para pejabat mengatakan pengumuman bisa datang paling cepat Rabu.
Kepala Staf Umum militer Rusia, Valery Gerasimov mengakui masalah mobilisasi pasukan dan tantangan yang lebih luas dalam konflik yang dimulai 11 bulan lalu.