Aparat kepolisian belum dapat memastikan apakah peluru nyasar yang baru ditemukan di lantai 10 dan 20 Gedung DPR itu serangkaian dengan insiden sebelumnya, Senin (15/10).
Aparat kepolisian diminta untuk transparan dan profesional dalam mengusut penembakan nyasar sejumlah ruangan kerja anggota DPR.
Penembakan yang menyasar ruang kerja anggota DPR dari Fraksi Demokrat dan PAN di lantai 10 dan 20 Gedung DPR ditemukan pada Selasa (16/10) sore.
Insiden penembakan kembali terjadi di ruangan kerja anggota DPR. Kali ini penembakan terjadi berada di lantai 10 dan 20.
Aparat kepolisian menetapkan dua orang tersangka terkait penembakan peluru nyasar ruang kerja Anggota DPR. Pelaku berinisial I dan R disangka melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
KPK masih mendalami dugaan korupsi di PT Pertamina (Persero) era kepemimpinan Karen Galaila Agustiawan terkait investasi Pertamina di luar negeri.
Ketua Lemkaji, Rully Chairul Azwar mengatakan lembaga yang dipimpinnya kali ini mengundang Ketua DPR Bambang Soesatyo untuk memberi pemaparan materi mengenai `Pemerintahan Negara`.
Aparat kepolisian diminta secara serius untuk mengusut hingga tuntas terkait penembakan terhadap ruangan anggota DPR yang diduga peluru nyasar.
Salah sasaran tembak terhadap ruang kerja anggota DPR sudah beberapa kali terjadi. Kali ini, ruang kerja anggota DPR dari Fraksi Gerindra Brigjen (Purn) Wenny Warouw dan Fraksi Golkar Bambang Heri Purnama menjadi korban salah sasaran tembak.
Pelaku penembakan ruang kerja anggota DPR dari Fraksi Gerindra Brigjen (Purn) Wenny Warouw dan Fraksi Golkar Bambang Heri Purnama diduga oleh anggota Perbakin dari Tangerang Selatan (Tangsel).