AS dan Arab Saudi telah menyalahkan Iran atas serangan yang terjadi 14 September 2019 lalu, yang pada awalnya mengurangi separuh produksi minyak Saudi. Gerakan Houti yang selaras dengan Iran telah mengklaim bertanggung jawab.
Tembakan pesawat tak berawak menghantam dua infrastruktur kilang minyak Aramco di utara Arab Saudi dalam serangan yang diklaim pemberontak Houthi di Yaman.
Pelosi mengecam Trump karena menutup mata atas kekerasan terhadap warga Yaman yang tidak bersalah.
Iran mengulurkan tangan persahabatan dan persaudaraan kepada semua tetangganya dan bahkan siap melupakan kesalahan masa lalu karena musuh-musuh Islam berusaha mengambil keuntungan dari keretakan di antara negara-negara kawasan.
Iran tidak akan pernah berusaha memulai perang, namun mengingatkan, siapa pun yang melancarkan perang melawan Iran tidak akan menjadi orang yang mengakhirinya.
Salami mengaskan bawah pihaknya akan mengejar dan menghancurkan setiap musuh yang melakukan serangan yang bahkan hanya secuil pada Negeri Para Mullah.
Serangan Riyadh di Hudaydah terbaru merupakan pelanggaran gencatan senjata Perserikan Bangsa-Bangsa (PBB).
Orang-orang Houthi tidak akan ragu-ragu untuk meluncurkan masa kesakitan yang besar, jika seruan mereka untuk perdamaian diabaikan.
Benjamin Netanyahu mengorbankan Timur Tengah untuk mengamankan jabatan keduanya sebagai Perdana Menteri Israel berakhir sia-sia.
Trump sudah berjanji menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran setelah serangan itu. Para pejabat AS menyebut Iran di balik serangan rudal dan drone itu, meskipun Teheran membantah terlibat.