Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi Pilpres 2019 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Multaqo Ulama, Habib, dan Cendikiawan di Solo menyatakan gerakan people power menolak hasil pemilu yang diinisiasi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merupakan tindakan pemberontakan.
Dari hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi yang disahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma`ruf Amin unggul atas pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga di Kalimantan Utara.
Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul sementara atas paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengapresiasi langkah masyarakat dan relawan yang penuh semangat mengawal proses penghitungan suara pemilu 2019 dari potensi kecurangan.
Dari 813.350 Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah masuk 37.757 TPS. Artinya masih ada sekitar 775.593 TPS yang belum masuk.
Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno kembali mengklaim kemenangan dalam kontestasi Pilpres 2019. Hal itu berdasarkan hasil perhitungan Real Count internal dari 300 ribu lebih TPS.
Jokowi menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada TNI dan Polri yang telah mengamankan keamanan dan ketertiban sehingga semuanya Pemilu bisa berjalan dengan baik.
Joko Widodo dan Ma`ruf Amin unggul telak dari Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di tempat Jokowi melakukan pengumutan suara (TPS).
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma`ruf Amin masih unggul dari pasangan Prabowo-Sandiaga berdasarkan hitungan cepat atau quick count Pilpres 2019.