Balon itu ditembak jatuh sekitar enam mil laut lepas pantai AS, di atas perairan yang relatif dangkal.
Insiden balon tersebut mendorong Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken untuk membatalkan rencana lawatannya ke Beijing pada Jumat (3/2).
Pernyataan itu mengatakan pesawat itu memiliki kemampuan kemudi yang terbatas dan menyimpang jauh dari jalur yang direncanakan karena angin.
Pentagon mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya sedang melacak balon pengintai di atas daratan AS.
Salah satu tempat balon itu terlihat adalah Montana, yang merupakan rumah bagi Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom, di mana terdapat sekitar 150 silo untuk rudal balistik antarbenua, termasuk Minuteman III yang berkemampuan nuklir.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia sedang mempertimbangkan bantuan militer untuk Kyiv dan bersedia menjadi penengah dalam konflik tersebut.
Strategi Terkait Konflik Laut China Selatan
Perusahaan akan memberhentikan 550 staf di Denmark dan Jerman dan memangkas kapasitas di pabrik Essen sebesar 40 persen.
Blinken, yang akan melakukan perjalanan Senin dan Selasa ke Yerusalem dan Ramallah setelah singgah di Kairo, telah lama merencanakan kunjungan untuk melihat pemerintahan sayap kanan Israel yang baru.
Sembilan dari mereka tewas dalam serangan yang disebut militer Israel sebagai operasi kontraterorisme.