Jonny Evans resmi mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak bola pada akhir musim lalu. Bek 37 tahun itu memilih langsung memilih tancap gas untuk melanjutkan kiprahnya di Manchester United dengan peran baru.
Beberapa rivalitas antarnegara di atas lapangan tak hanya ditentukan oleh skor akhir, melainkan dibentuk oleh memori kelam perang, pendudukan, atau gesekan ideologi yang berlangsung di luar stadion.
Sebelum edisi resmi Piala Dunia Wanita dimulai pada 1991, para pesepak bola wanita sudah lebih dulu memperjuangkan panggung mereka sendiri. Sayangnya, turnamen-turnamen awal tidak diakui oleh FIFA.
Inggris, Spanyol, Belanda, Italia, dan Prancis menjelma menjadi tim raksasa di turnamen akbar empat tahun, tak lepas dari turnamen domestik yang masuk dalam jajaran lima teratas di Eropa.
Dalam momen-momen langka dan dramatis, kiper yang biasanya berdiri di bawah mistar gawang justru muncul sebagai pahlawan di depan untuk mencetak gol.
Sistem kartu kuning dan merah ternyata baru diperkenalkan secara resmi dalam turnamen Piala Dunia pada 1970.
Salah satu momen paling luar biasa justru terjadi bukan di level internasional atau Liga Premier, melainkan di ajang kasta bawah kompetisi domestik.
Pada era ketika sepak bola masih dimainkan dengan aturan yang belum seragam, para pemain biasa turun ke lapangan tanpa perlengkapan khusus, termasuk sepatu.
berikut adalah 7 pemain sepak bola terkenal paling bucin
Di era yang kian modern, sepatu sepak bola bukan lagi sekadar alas kaki untuk bermain di lapangan. Dalam beberapa dekade terakhir, sepatu ini telah berevolusi menjadi perangkat teknologi tinggi yang dirancang khusus untuk meningkatkan performa pemain.