Pasalnya menurut dia, selama ini tak sedikit dosen yang justru lebih mengejar karier untuk jabatan struktural.
Nasir mengatakan, salah satu tantangan yang masih dihadapi Indonesia saat ini ialah belum sebandingnya jumlah mahasiswa dan jumlah dosen dengan jumlah publikasi yang dihasilkan.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Aryani.
Mohamad Nasir tidak keberatan dengan pro dan kontra yang muncul dalam menanggapi wacana pemerintah merekrut rektor asing.
Nasir menargetkan posisi 200 besar dalam ranking perguruan tinggi dunia, melalui kebijakan rekrutmen rektor dan dosen asing.
Dalam skema kerja sama internasional, pertukaran dosen merupakan hal yang biasa terjadi.
Menristekdikti mengatakan wacana tersebut sudah direstui oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, pasca muncul penolakan pada 2016 silam.
Untuk mendorong gairah bagi perguruan tinggi meningkatkan inovasi perlu adanya insentif atau apresiasi yang diberikan pemerintah, baik kepada para dosen, mahasiswa maupun institusi.
Mohamad Nasir menyebut pelatihan (retooling) dosen menjadi salah satu fokus pemerintahan Joko Widodo di periode 2019-2024.
Universitas Terbuka (UT) mulai memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), sebagai data mahasiswa, dosen, dan civitas akademika