Perempuan-perempuan ini membuktikan bahwa peran wanita Islam dalam sejarah bangsa tak sekadar pelengkap. Mereka adalah pelaku utama dalam membangun kesadaran kolektif tentang kemerdekaan, keadilan, dan martabat bangsa.
Keterwakilan perempuan di DPR RI periode 2024–2029 mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, yaitu sekitar 21,9 persen atau 127 dari 580 anggota DPR.
Hakikat pembangunan adalah membebaskan manusia dari belenggu ketidakadilan, kemiskinan, dan ketertinggalan. Karena itu, laki-laki dan perempuan harus sama-sama terbebas dari belenggu tersebut dan sama-sama meraih kesejahteraan.
Saya melihat kunjungan ibu Presiden ke DPR RI, sebagai wakil rakyat Indonesia, sebagai refleksi dari pemerintah Peru untuk membangun hubungan dengan rakyat Indonesia.
Lestari Moerdijat: Dorong Upaya Peningkatan Literasi Keuangan Digital Perempuan
Hadiri Perayaan HUT Perwala, Sekjen MPR RI Dorong Penguatan Peran Perempuan
Lestari Moerdijat: Sejumlah Faktor Pemicu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Harus segera Diatasi dengan Langkah Nyata
Hari Dharma Wanita Nasional yang diperingati setiap 5 Agustus merupakan momen penting yang merefleksikan peran perempuan, khususnya istri Pegawai Negeri Sipil (PNS), dalam mendukung pembangunan nasional.
Lestari Moerdijat: Wujudkan Ekosistem Perlindungan Menyeluruh Bagi Perempuan dan Anak
Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah menyoroti kondisi balita yang ikut tinggal bersama ibu mereka yang menjadi warga binaan di lapas perempuan.