Kongres Amerika Serikat (AS) akhirnya mengesahkan kemenangan Joe Biden sebagai presiden AS terpilih, meski di luar Kongres sempat diwarnai kericuhan oleh pendukung Donald Trump.
Twitter dan Facebook mengumumkan bahwa mereka telah mengunci akun Presiden Donald Trump
Setidaknya empat orang tewas di atau dekat Capitol Amerika Serikat ketika pendukung Presiden Donald Trump melakukan kerusuhan dan mengepung gedung parlemen AS.
Para pendukung Trump menyerbu gedung Capitol AS ketika anggota parlemen bersiap untuk menandatangani kemenangan pemilihan Presiden terpilih Joe Biden
Pendukung Trump, yang mengibarkan bendera birunya dan mengenakan topi kampanye merahnya menyerbu gedung Capitol AS dan memaksa Kongres untuk mengesahkan kemenangan Joe Biden dihentikan sementara.
Ini mengikuti kekacauan di pasar keuangan setelah Bursa Efek New York mengumumkan pekan lalu akan menghapus tiga perusahaan telepon China dan kemudian menarik rencana itu pada Senin (4/1).
Trump, yang akan meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari 2021, sering meremehkan tingkat keparahan pandemi. Dia juga mencemooh dan mengabaikan rekomendasi federal untuk menahan penyebaran.
Sekitar 170.000 orang di fasilitas perawatan jangka panjang menerima suntikan pada 30 Desember meskipun 2,2 juta dosis telah didistribusikan untuk penduduk, menurut data yang dirilis dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dengan sisa waktu kurang dari tiga hari, baru sekitar 2,1 juta telah menerima suntikan pertama vaksin.