BNI kembali mendapat kehormatan menjadi Bank yang pertama yang digandeng PT.Lion Expres dalam pembentukan bisnis rintisan BUMDES
Akademi Desa 4.0 merupakan upaya dalam mendukung Indonesia 4.0 sekaligus sebagai respons positif terhadap Industri 4.0
Saat ini, semua dana desa yang dana desanya sudah cair sudah melaksanakan program padat karya tunai
Akademi desa ini akan mendapat dukungan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) terkait sertifikasi bagi para penggiat desa yang ikut dalam pelatihan di akademi desa.
Aplikasi ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi masyarakat desa atau aparat pemerintahan desa terkait pengelolaan dana desa.
Dengan rincian pada 2015 sebesar 20,67 triliun, 2016 sebesar 46,98 triliun dan 60 triliun pada 2017.
Saat ini Satgas Dana Desa sudah terbentuk, sudah diresmikan. Ia berharap mudah-mudahan dengan satgas ini sangat efektif dalam rangka untuk pengawalan juga.
Kemendes PDTT telah mengarahkan empat program prioritas untuk penggunaan dana desa yakni pengembangan produk unggulan desa.
M. Facri menambahkan, untuk Papua penyaluran Dana Desa dari RKUN ke RKUD pada tahap I telah dilakukan sebnyak 25 Kab/ 4.891 Desa senilai Rp770259.222.200.