Penyebaran virus corona atau Covid-19 di dunia, termasuk ke Indonesia berdampak ke sejumlah sektor usaha di Tanah Air.
Program-program di Kementerian Pertanian (Kementan) sangat membawa manfaat bagi petani di daerahnya.
DPR meminta pelaksanaan program pertanian berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan, sebagai langkah percepatan pemulihan ekonomi, serta kesejahteraan petani pasca pandemi Covid-19.
Syahrul berharap para peternak bisa memfokuskan cara kerjanya kepada orientasi bisnis, serta menambah rata-rata kepemilikan sapi melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Perkembangan anggrek yang dikelola Perusahaan Eka Karya merupakan tanaman berkualitas siap ekspor yang sudah memiliki pasar tetap seperti Jepang, China bahkan Amerika.
Menurut Syahrul, program-program Kementan sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang sangat konsistensi melihat permasalahan yang ada di tanah air.
Pola tanam tumpangsari cabai dengan tanaman lain telah terbukti dapat mengurangi risiko serangan OPT.
Optimalisasi pengembangan lahan rawa ini yang menjadi salah satu terobosan yang tengah fokus dilakukan untuk meningkatkan atau mengamankan ketersediaan beras dalam negeri sehingga kebutuhan dapat dipenuhi secara mandiri
Hasil penelitian Balitbangtan sepenuhnya akan diserahkan kepada IDI untuk dilakukan uji klinis dan riset-riset lainnya sesuai dengan prosedur yang ada.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai produk dalam negeri sendiri.