Investor: Presiden Berikutnya Seperti Jokowi Nggak?
Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan mendukung rencana Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk mengatur perdagangan karbon di Indonesia.
Kinerja sektor perdagangan selalu dalam pantauan Presiden Jokowi.
Approval rating Jokowi sudah mengalahkan Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Survei Indikator menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kerja Presiden Jokowi tertinggi dalam 9 tahun terakhir.
Total investasi yang ditargetkan itu meningkat sekitar 1.400 triliun ya dari 1.200 triliun itu merupakan hasil yang patut untuk dihargai, di apresiasi dan mudah-mudahan betul bisa tercapai 1400 triliun seperti yang ditargetkan.
Komposisi realisasi investasi di tahun 2022 terbagi menjadi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp654,4 triliun atau 54,2%
Dikatakan Bahlil, ada juga secara wilayah yang bermacam-macam
Peta jalan atau road map hilirisasi hingga 2040 memprioritaskan 21 komoditas dari delapan sektor, tidak hanya pada nikel dan bauksit. Ke-21 komoditas tersebut merupakan bagian dari delapan sektor prioritas untuk dilakukan hilirisasi, yaitu sektor mineral, minyak bumi, perkebunan, perikanan, batu bara, gas bumi, kelautan, kehutanan.
Kita semua tahu stabilitas politik akan berpengaruh terhadap stabilitas keamanan, stabilitas keamanan akan berpengaruh terhadap iklim investasi. Jadi wajar saja kalau kemudian stabilitas politik itu menjadi salah satu indikator, untuk stabilitas keamanan dan demi menjaga stabilitas investasi.