Pengamat dari Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, mengungkapkan bahwa daftar calon ketua KPU dan ketua Bawaslu jauh dari aspek kebhinekaan. Malah, aspek kepentingan golongan dan kekuasaan politik tertentu yang menguat.
Pemerintah hari ini seharusnya belajar dari kegagalan Suharto. Masalah di era Suharto selain persoalan ekonomi adalah korupsi yang merajalela, dan anak-anaknya yang berbisnis tidak wajar dengan cara `dagang kekuasaan` bapaknya.
Tapi yang harus dipahami adalah bahwa kita hidup di negara yang memiliki konstitusi sebagai hukum tertinggi yang mencerminkan prinsip kekuasaan tertinggi, yakni kedaulatan rakyat. Mari kita hargai konstitusi dan kedaulatan rakyat.
Dalam dekade sejak Kim Jong Un mengambil alih kekuasaan, Korea Utara telah melihat kemajuan pesat dalam teknologi militernya dengan mengorbankan sanksi internasional.
Upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis yang dipimpin oleh PBB dan Perhimpunan negara-negara Asia Tenggara sejauh ini hanya menghasilkan sedikit kemajuan, dengan para jenderal menolak untuk terlibat dengan lawan perebutan kekuasaan mereka.
Krisis tersebut menimbulkan kekhawatiran yang meningkat tetapi tanggapan internasional telah diredam, mengingat keengganan Barat untuk membantu pemerintah Taliban, yang merebut kekuasaan pada Agustus.
Kenapa partai takut membuka ruang calon presiden independen, karena akan menjadi ancaman terhadap kekuasaan mereka hari ini.
AS telah memimpin kecaman atas pengambilalihan kekuasaan oleh militer pekan lalu yang mengganggu transisi rapuh menuju demokrasi di mana kekuasaan dibagi dengan pemerintah sipil.
Akhundzada telah menjadi pemimpin spiritual gerakan Islam sejak 2016 tetapi tetap menjadi sosok yang tertutup, bahkan setelah Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan.
Sudah satu bulan sejak militan garis keras Taliban, yang merebut kekuasaan pada Agustus, melarang anak perempuan kembali ke sekolah menengah sementara memerintahkan anak laki-laki kembali ke kelas.