Saya sepakat dengan pembacaan potensi tersebut, dan kita tidak boleh tinggal diam. Apalagi Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, memiliki potensi besar untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.
Jadi kita tidak boleh baper (bawa perasaan) bahwa PDI Perjuangan ditinggal, kami tidak merasa ditinggal, kaitkan itu kedaulatan dan otonomi Golkar, otonominya PAN.
Lebih dari itu, kita berharap, siapa pun nantinya yang terpilih hendaknya meneruskan tongkat estafet pembangunan nasional, konsisten untuk mengambil langkah-langkah positif, dan melanjutkan apa yang telah dimulai oleh para pemimpin sebelumnya.
Yang dibutuhkan itu adalah nafas panjang, karena kita tidak sedang jalan-jalan sore, kita juga tidak sedang lari sprint, tapi yang kita lakukan harusnya adalah lari maraton untuk mencapai Indonesia Emas.
Saya tidak mengerti ini punya siapa, yang jelas kita disini ngontrak.
Nikel sebagai SDA strategis dan kritis sudah seharusnya dieman-eman. Masak yang kita ekspor berupa NPI (nickel pig iron) dan Fero Nikel, yang kandungan nikelnya hanya sekitar 4-10 persen. Ini kan produk setengah jadi dengan nilai tambah rendah.
Kami sudah 10 tahun bareng bareng dengan pal Prabowo, kalau tinggal sedikit kenapa tidak sabar. kami meyakini perjuangan 10 tahun itu akan tuntas karena kita hari ini sudah bersama sama Gus Muhaimin Iskandar.
Mengingat kita tak memiliki kemewahan elektabilitas yang jauh lebih tinggi dibanding kompetitor serta kemewahan lainnya berupa endorsement penguasa maka persoalan waktu (deklarasi cawaprea) menjadi krusial.
Alhamdulillah dan bersyukur jalan atau seruan itu berhasil dilakukan, sehingga dicetuskan program memakmurkan masjid. Setidaknya mulai dari keluarga sendiri dulu, dan nanti kita rasakan betapa dahsyatnya bila kita membiasakan diri untuk ke masjid, karena masjid merupakan rumah Allah.
Terima Pengurus Pusat BAMAG, Jazilul Fawaid: Kita Terbuka Menerima Usulan Penyempurnaan Pembangunan