Kementan yang dikomdoi Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo itu mendapat penghargaan Pengelolaan Barang dan Jasa 2020 dengan kategori paling transfaran.
Progres realisasi pelakasanaan food estate di Kalimantan Tengah hingga saat ini sudah mencapai 63,40% atau sekitar 19 ribu hektare dari total target 30 ribu hektare.
Peran serta dan dukungan dari para wartawan dalam melanjutkan informasi pembangunan sektor tani ini sangat berarti bagi kekuatan pertanian dalam mendorong tercapainya kesuksesan pertanian.
Laporan yang diterima dari pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) selama ini tidak melulu menjadi pedoman utama dalam mengambil kebijakan.
Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah komando Mentan Syahrul memiliki pondasi kuat dalam membangun pertanian masa depan yang bisa menopang ekonomi negara secara terus menerus.
Pemerintah pusat berupaya merubah mindset dan cara kerja birokrasi. Selanjutnya memberikan pemahaman yang baik atas perencanaan program/kegiatan.
Perubahan kencederungan pasar internasional tersebut merupakan peluang bagi para pengusaha di dalam negeri, apalagi Indonesia memiliki kekayaan genetik florikultura yang terbesar di dunia.
Sebagai informasi, produksi pangan yang ada saat ini mencapai kurang lebih 31 juta ton. Angka tersebut bahkan memiliki angka over stock hingga berada di kisaran 7 juta ton.
Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak semua pihak untuk semakin menghargai kontribusi para petani dalam menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Kontribusi pertanian pada pemulihan ekonomi nasional tak lepas dari keberhasilan Musim Tanam (MT) 1 dan 2, dimana petani mampu menghasilkan 31 juta ton beras.