Menteri Dalam Negeri menyebut pelaku penusukan dua anggota Brimob belum pernah membuat e-KTP. Hal itu diketahui berdasarkan hasil pengecekan.
Termasuk mendalami motif serta keterkaitan pelaku dengan aksi teror terhadap sejumlah anggota Polri yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.
Aparat belum dapat memastikan identitas pelaku penusukan terhadap dua anggota Brimob, di Masjid Falatehan yang berdekatan dengan Mabes Polri.
Identitas berupa KTP yang ditemukan dari pelaku penyerangan terhadap dua anggota Brimob diduga palsu. Aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan.
Pelaku penusukan terhadap dua anggota Brimob di Masjid Falatehan yang berdekatan dengan Mabes Polri sempat berteriak kafir.
Dua anggota Brimob III ditusuk orang tak dikenal di Masjid Falatehan dekat Mabes Polri. Ini identitas pelaku penusukan anggota Brimob.
Polisi menemukan satu buah KTP yang diduga pelaku penusukan dua anggota Brimob di Masjid Falatehan dekat Lapangan Bhayangkara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pelaku teror juga mengincar Polsek Tanjung Morawa dan Komplek Asia Megamas Medan dengan target WNI keturunan Tionghoa.
Pelaku didapati berada di bawa pengaruh alkohol dan narkoba.
Pelaku tersebut belum berhasil mencapai keramaian karena hambatan di depan masjid