Gencatan senjata yang dilaporkan itu terjadi tak lama setelah beberapa roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel pada Senin malam.
Serangan roket itu menghancurkan sebuah rumah tempat tinggal di komunitas Mishmeret, utara kota Kfar Saba, melukai enam anggota keluarga.
Polisi dan petugas medis mengatakan sebuah rumah tersambar roket terbakar, dan enam orang terluka.
Juga pada saat yang sama, kementerian kesehatan di Gaza mengumumkan seorang Palestina yang sebelumnya terluka usai bentrokan dengan pasukan Israel.
Dua warga Palestina telah ditembak mati oleh pasukan Israel selama protes Jumat mingguan di Jalur Gaza pada Jumat (22/03) waktu setempat.
Menteri keamanan Israel, Naftali Bennett, menuduh Hamas bertanggung jawab dalam insiden itu.
Kendaraan Ahmad Helles diserang oleh kelompok orang bersenjata di Jalur Gaza pada Jumat malam
Enam demonstran lainnya cedera dan dievakuasi ke Rumah Sakit Shifa untuk menjalani perawatan.
Aktivis Palestina menerbangkan layang-layang dan balon ke Israel sebagai bagian dari protes anti-pendudukan yang sedang berlangsung di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel.
Seorang mantan kepala staf angkatan bersenjata,Benny Gantz, berbicara positif tentang penarikan Israel tahun 2005 dari Jalur Gaza.