Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, mengungkapkan, tentara Israel melakukan intervensi terhadap warga Palestina yang menggelar demonstrasi damai di perbatasan Gaza.
Pasukan Israel menyerang balik kelompok Hamas di Jalur Gaza, setelah roket yang ditembakkan dari kawasan Palestina mendarat di Israel.
Tak hanya dua remaja itu, 70 orang lainnya terluka dan 38 di antaranya terkena tembakan langsung selama aksi protes di sepanjang perbatasan Israel-Gaza.
Militer Israel mengatakan serangan itu sebagai tanggapan terhadap lima roket yang diduga ditembakkan Hamas ke wilayah-wilayah pendudukan.
Kejadian itu menewaskan tiga petugas dan melukai beberapa warga Palestina.
Dua warga Palestina tewas dalam ledakan di barat daya Kota Gaza pada Selasa (27/08) malam waktu setempat.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan tindakan itu segera berlaku dan sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Militer mengatakan serangan udara itu salah satunya mengenai kantor seorang komandan Hamas di Jalur Gaza utara
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 300 warga Palestina telah terbunuh dan ratusan ribu lainnya terluka sejak protes dimulai 30 Maret 2018 lalu.
Sejumlah pasukan Israel melepaskan tembakan ke Jalur Gaza, dengan alasan menembaki tersangka pria bersenjata yang mendekati pagar keamanan.