Saya kira nanti kami di Komisi III dari masing masing Fraksi nanti kita akan mengerucutkan siapa yang memang akan dipilih dan saat ini kondisinya memang belum final.
Kita harus cari calon Hakim MK yang berintegritas, mumpuni dalam ilmu hukum serta bijaksana. Berani mengejawantahkan dirinya sebagai ‘the guardian of constitution’, benar-benar penjaga konstitusi, bukan yang lain. Karena pada akhirnya, masyarakat akan turut menilai kiprah MK dalam melaksanakan tugasnya. Lihat saja pada perkara-perkara yang ditanganinya, contoh uji materi UU Ciptaker dan KUHP, bahkan mungkin ada sengketa pemilu yang dibawa ke MK.
Tentu kita tidak akan memaksakan diri. Enggak mungkin dalam satu koalisi ada dua capres berarti bisa maju dua-duanya.
Kita semua harus mendorong MPR dan semua Lembaga Negara serta institusi TNI dan Polri, termasuk organisasi-organisasi masyarakat serta keagamaan dan partai-partai politik, untuk bersama-sama membangun konsensus nasional guna mewujudkan hal tersebut.
Ya tentu saya mengapresiasi komitmen TNI untuk netral di Pemilu nanti. Saya rasa ini sangat sesuai dengan nilai demokrasi kita, dan dampaknya juga akan sangat baik untuk suksesnya Pemilu.
Kemarin malam karena kita kemarin jadwalnya padat juga komisi II ya. Kita membahas PKPU tentang jadwal pencalonan ya, kampanye sama pencoblosan dan perhitungan suara.
Ketum AHY akan menyampaikan secara resmi dukungan kita kepada Pak Prabowo.
Pertemuan interface ini adalah yang pertama, tetapi tentu bukan yang terakhir. Karena saya yakin kita akan bekerja sama lebih erat menuju pengesahan Visi ASEAN 2045 dan dokumen pendampingnya pada pilar ekonomi.
Mata panda sering kali membuat kita tampak lebih tua , masker timun cara paling efektif
Hajatan Betawi IV, HNW: Menjaga Jati Diri dan Menegaskan Kita Bangsa yang Berbudaya