Nilai transaksi perdagangan mencatatkan peningkatan sebesar 30,56 persen menjadi Rp 9,504 triliun dari Rp 7,279 triliun pada penutupan pekan lalu
etelah sesi berjalan, IHSG naik 3 poin (0,05 persen) menjadi 6.253
Sesi berjalan, IHSG makin melemah hingga capai 18 poin (0,3 persen) menjadi 6.268
Sebanyak 21 saham menguat, 9 saham melemah, dan 638 saham stagnan dari 668 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Rata-rata nilai transaksi harian BEI pada perdagangan pekan ini meningkat 6,95 persen menjadi Rp7,28 triliun dari Rp6,81 triliun
Setelah itu, IHSG masih lanjutkan penguatan 41,66 poin (0,68 persen) ke level 6.181,05.
Indeks LQ45 naik 1 poin menjadi 993,6 dari 992,1. Indeks syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) menguat menjadi 692,6 dari 690,6
Namun, setelah sesi berjalan, IHSG berbalik menguat 4 poin (0,07 persen) menjadi 6.198.
Sejumlah 94,88 juta saham telah diperdagangkan dengan frekuensi 6.614 kalo transaksi dan nilai transaksinya mencapai Rp69,95 miliar
Pasar masih menunggu babak selanjutnya soal Amerika Serikat (AS) dan China, yaitu kesepakatan batas pengenaan tarif atas produk China