Pemerintah perlu melakukan intervensi untuk meningkatkan ketahanan pangan selama wabah covid-19 melanda tanah air.
yang berwenang untuk mengatur keamanan pangan di Indonesia adalah negara yang dalam hal ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Indonesia tengah dihadapkan dengan kenyataan pahit. Hampir semua kebutuhan pangan masyarakat disediakan dari impor, seperti gula, daging, garam, dan yang lainya.
Pemerintah terus menggenjot ketahanan pangan dengan membangun food estate di sejumlah daerah. Salah satu kawasan yang dijadikan food estate adalah Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan kementerian Pertanian (Kementan) serta Badan Urusan Logistik (Bulog) harus dapat mengatasi kenaikan harga pangan dan melakukan operasi pasar menjelang bulan ramadhan.
Keputusan pemerintah untuk mengimpor beras sangat kontraproduktif dengan rencana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), bahkan bertolak belakang dengan Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate yang pernah digaungkan Presiden Joko Widodo.
bertanggungjawab langsung kepada presiden
Penyelenggaraan kegiatan Bimtek gencar dilaksanakan pada kuartal awal 2021 sebagai salah satu langkah mewujudkan misi penguatan Ketahanan Pangan Nasional ditengah pandemi.
Indonesia memiliki keanekaragaman pangan yang luar biasa
Anggota DPR RI Komisi IV, Panggah Susanto menilai, jika kebijakan tersebut bisa diambil bila melihat stok berdasarkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Proyeksi stok CBP tahun 2021 per tanggal 1 Maret 927.862 ton.