Presiden Amerika Serikata Donald Trump mengatakan siap menggunakan tindakan militer.
Gedung Putih membantah pernyataan Korea Utara, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan perang terhadap negara tersebut.
Jajak pendapat menyimpulkan, perang kata-kata antara pemimpin negara, Amerika Serikat dan Korea Utara tak akan membuat Paman Sam menyerang Pyongyang.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperingatkan Menteri Luar Negeri Pyonyang, Ri Yong Ho dan dan Kim Jong Un “tidak akan lama lagi.
Presiden Iran Hassan Rouhani berjanji akan memperkuat kemampuan rudal negara tersebut
Kim Jong-un berjanji akan mengambil tindakan lebih keras untuk menanggapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin menghancurkan Pyongyang sepenuhnya atas program nuklir dan misilnya.
Menurut Rouhani, nuklir yang ia kembangkan sudah sesuai dengan kesepakatan enam negara.
Traktat Pelarangan Senjata Nuklir tersebut memuat kumpulan larangan untuk berperan serta dalam segala kegiatan terkait senjata nuklir.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini mengatakan, semua pihak yang bergabung dalam perjanjian nuklir Iran tetap mematuhi sepenuhnya kesepakatan tersebut
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Teheran tidak akan menjadi negara pertama yang melanggar kesepakatan nuklir 2015