Saat ini adalah waktu yang tepat untuk membendung penyebaran varian COVID-19 sebelum lebih banyak pasien Omicron dirawat di rumah sakit.
Menkominfo menjelaskan Pemerintah melalui sidang kabinet memutuskan akan memperkuat pengawasan pada periode Nataru nanti untuk menghindari penyebaran Covid-19.
Saat ini, ketika banyak negara khawatir penyebaran varian Omicron, yang sudah ditemukan di Singapura, Malaysia, dan Thailand, Pemerintah justru membatalkan penerapan PPKM level 3 sejak jauh-jauh hari.
Menurutnya, mahasiswa merupakan garda depan konsumen cerdas dan berdaya yang mampu melakukan penyebaran informasi dan edukasi, baik melalui media sosial maupun terjun langsung ke masyarakat.
BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19
Pemerintah harus memiliki data yang lengkap dan akurat terkait kecepatan penyebaran, teritorial penyebaran yang telah terjadi, serta karakteristik, perilaku maupun keganasannya. Juga efek dari varian omicron ini terhadap vaksin dan antibodi yang terbentuk dari infeksi alamiah.
Negara tersebut telah memasok hampir 200 juta dosis ke Afrika, di mana tingkat vaksinasi telah tertinggal di tengah meningkatnya kekhawatiran atas penyebaran varian baru virus corona Omicron, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika selatan.
Israel juga mengatakan akan memperkenalkan kembali teknologi pelacakan telefon kontra-terorisme untuk menahan penyebaran varian virus corona B.1.1.529 atau varian Omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.
Pemerintah harus segera mengambil sikap. Jangan lengah, karena potensi penyebaran Covid-19 masih tinggi, apalagi virus ini terus bermutasi. Sebelum ada kata terlambat, ayo ambil tindakan.