Penerapan skema one way ini untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang menuju Jakarta di momen arus balik Lebaran.
Terhitung sejak H-10 Lebaran, tercatat volume lalu lintas tertinggi pada Kamis, 3 April 2025, yaitu terdapat 64.908 kendaraan yang melintas
Jumlah kendaraan yang melintas itu meningkat sekitar 53 persen dibandingkan volume lalu lintas di jam yang pada hari sebelumnya.
Kuartal I 2025, BYD kirim sebanyak 416.388 unit kendaraan listrik penumpang, mengungguli Tesla yang hanya mengirimkan 336.681 unit
Kendaraan arus balik mudik Lebaran 2025 mulai kembali ke Jabodetabek. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 685.079 kendaraan kembali ke Jabotabek.
Pelabuhan Bakauheni mulai dipadati kendaraan pemudik arus balik yang akan melakukan penyeberangan menuju Merak, Banten, pada H+3 Lebaran 2025.
Regional Nusantara mencatat total lalin pada H+2 Lebaran sejumlah 170.922 kendaraan atau meningkat 7 persen dibanding lalin normal yaitu 159.782 kendaraan.
Dua dermaga tersebut juga akan dibuat skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB), untuk mengurangi kepadatan kendaraan di area Pelabuhan Bakauheni.
Angka ini meningkat drastis, mencapai 91% dibandingkan jumlah kendaraan pada jam yang sama sehari sebelumnya
PT ASDP Cabang Utama Bakauheni mencatat sebanyak 15.778 pemudik dan 3.986 unit kendaraan telah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni pada arus balik H+1 Lebaran, Rabu, 2 April 2025.