Sikap Paus Fransiskus terhadap nuklir berseberangan dengan Paus Yohanes Paulus II. Pada pidato di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1982, Paus Yohanes Paulus II menyebut nuklir sebagai kejahatan yang diperlukan.
Pernyataan itu dia sampaikan saat mengunjungi lokasi jatuhnya bom atom nuklir Amerika Serikat di Nagasaki, Jepang, yang menewaskan puluhan ribu jiwa dalam akhir Perang Dunia II.
GP Ansor membawa misi mendukung dokumen Human Fraternity for World Peace and Living Together
Irarrazabal mengeluarkan pernyataan kontroversi, di mana dia menyebut bahwa tidak ada perempuan di Perjamuan Terakhir Yesus dan Murid-muridnya.
Paus Franciskus mengecam aborsi sebagai tindakan yang tidak pernah bisa dimaafkan
Paus Fransiskus mengecam bom yang terjadi di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Langka, sementara umat Kristen sedang memperingati Hari Paskah.
Lalu lintas dialihkan dari arena situs Romawi kuno tersebut, untuk ritual malam Jumat Agung, yang menarik ribuan peziarah dan wisatawan.
Pengunduran dirinya masuk ke delapan jumlah uskup yang telah mengundurkan diri sejak semua 34 uskup negara itu mengajukan pengunduran diri secara massal
Keputusan Pope yang dimumkan oleh Barbarin dalam sebuah pernyataan dan dikonfirmasi oleh Vatikan, muncul saat dia sedang melakukan banding atas kasus tersebut.
Dikatakan bahwa kebebasan merupakan hak setiap orang. Setiap individu menikmati kebebasa berkeyakinan, berpikir, berekspresi dan bertindak, dan bahwa pluralisme dan keragaman agama, warna kulit, jenis kelamin, ras dan bahasa dikehendaki oleh Tuhan.