Pertempuran Israel dan Palestina kembali memanas setelah militer Israel membunuh komandan kelompok Jihad Islam di Jalur Gaza pada Selasa pagi.
Serangan rudal Israel di Jalur Gaza menewaskan enam warga negara Palestina pada Kamis (14/11) dini hari. Seluruhnya merupakan warga sipil
Kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan serangan itu menewaskan seorang pria Palestina berusia 27 tahun dan melukai dua lainnya.
militer Israel mengklaim serangan udara Jumat diluncurkan sebagai tanggapan atas penembakan 10 roket ke wilayah Palestina yang diduduki dari Gaza.
Sejak unjuk rasa Gaza dimulai pada Maret tahun lalu, lebih dari 320 demonstran tewas dan ribuan lainnya terluka oleh pasukan Israel
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, mengungkapkan, tentara Israel melakukan intervensi terhadap warga Palestina yang menggelar demonstrasi damai di perbatasan Gaza.
Pasukan Israel menyerang balik kelompok Hamas di Jalur Gaza, setelah roket yang ditembakkan dari kawasan Palestina mendarat di Israel.
Tak hanya dua remaja itu, 70 orang lainnya terluka dan 38 di antaranya terkena tembakan langsung selama aksi protes di sepanjang perbatasan Israel-Gaza.
Militer Israel mengatakan serangan itu sebagai tanggapan terhadap lima roket yang diduga ditembakkan Hamas ke wilayah-wilayah pendudukan.
Kejadian itu menewaskan tiga petugas dan melukai beberapa warga Palestina.