Bergabungnya Golkar dan PAN untuk mendukung Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) merupakan hal biasa dalam konstelasi politik. PDIP pun tidak merasa ditinggal.
(KIB) sudah tidak ada, sekarang gabung pakai nama baru kan? Dengan koalisi-nya PAN dan Golkar.
Jokowi-Megawati berhadap-hadapan secara politik dan keduanya telah menjadi king maker untuk calonnya masing-masing.
Tinggal kami sdang mengatur mekanisme teknis untuk menyatakan secara resmi sebagai satu keputusan nasional. Tetapi sesungguhnya, dukungan yang diberikan Partai Gelora ke pak Prabowo ini, telah mencapai hampir 100 persen
Nama Erick Thohir disebut-sebut berpeluang mendampingi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto
Ada tiga hal yang patut dikritisi dari isi pidato Ketum Gerindra Prabowo Subianto pasca mendapat dukungan dari Golkar dan PAN..
Dia menyatakan alasan mendukung Prabowo karena sosok tokoh yang mempunyai integritas, pengalaman, pengetahuan.
Kerja sama antara Partai Gerindra, PKB, PAN dan Partai Golkar menambah semangat untuk terus memperjuangkan Prabowo menjadi Presiden 2024.
Partai Golkar adalah partai lama, partai kuat yang memiliki pengalaman segudang proses politik
Kami menunggu dengan hormat keputusan dari Capres Anies Baswedan dan berharap keputusan ini dapat segera diumumkan. Keputusan yang cepat akan memberikan kepastian kepada koalisi dan publik.