Kapal Perang berbendera merah berlambang bintang tersebut dikomandani Captain (Kolonel) Zhao Ming
Kim menjelaskan, awalnya tembakan dilepaskan ke udara. Namun kemudian, kru diperintahkan untuk menembak busur kapal China
Polisi lain yang baru turun dari perahu evakuasi mengatakan melihat lima korban mengambang namun belum bisa dievakuasi.
Sistem aplikasi pelayanan pengajuan penggunaan nama kapal secara online tersebut dapat diakses melalui website https://kapal.dephub.go.id/
Sebanyak 14 korban meninggal dan 85 orang lainnya masih dinyatakan hilang, dalam sebuah insiden kapal feri yang tenggelam.
Menteri Susi memperkirakan terdapat sekitar 6.000 anak buah kapal (ABK) asal Filipina yang melakukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal.
Pejabat mengatakan kapal tersebut membawa migran asal Mesir, Sudan, Eritrea, dan Somali, dan diyakini tengah menuju Italia. Empat kru kapal telah ditahan.
Insiden itu terjadi ketika kapal tersebut baru sekira 200 meter meninggalkan Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali. Kamis (15/9).
Mendapat kabar adanya kecelakaan laut dan menyebabkan seorang ABK dalam keadaan hilang, Polisi memerintahkan jajarannya bersama dengan Basarnas.
Perompak menyerang kapal tersebut sekitar pukul 03.00 waktu setempat di bawah selimut kegelapan, ketika kapal itu berada di tengah hutan.