Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri yang ditunjuk Presiden Jokowi dinilai memiliki kapasitas dan kompetensi untuk memimpin Polri. Sebab, Komjen Idham Aziz memiliki style atau gaya memimpin seperti mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian.
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga, Desi Arryani terkait kasus korupsi pekerjaan di 14 proyek fiktif yang digarap PT Waksita Karya.
Kabareskrim, Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri dinilai mampu mengatasi persoalan keamanan negara. Untuk itu, Presiden Jokowi tepat menunjuk Idham Aziz memimpin Polri.
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin menilai, Komjen Idham Aziz cukup mampu dan cakap serta memenuhi syarat untuk memimpin Polri.
Presiden Jokowi menunjuk Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Idham Aziz sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang telah diangkat menjadi Mendagri dalam Kabinet Indonsia Maju periode 2019-2024.
Presiden Jokowi menunjuk Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Idham Aziz sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang telah diangkat menjadi Mendagri dalam Kabinet Indonsia Maju periode 2019-2024.
MantanKapolri Jenderal(Purn) Tito Karnavian melepas baju Polrinya dan kini sebagai masyarakat sipil.
Ketua KPK yang baru untuk segera menduduki gedung KPK dan menunjukan kepada masyarakat bahwa mereka bekerja untuk rakyat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai PT Waskita Karya terkait kasus dugaan korupsi di 14 proyek fiktif.
KPK mempertajam bukti dugaan korupsi PT Waskita Karya terkait 14 proyek fiktif infrastruktur di sejumlah daerah. Pembuktian itu dilakukan melalui pemeriksaan beberapa orang karyawan PT Waskita Karya.