Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki hubungan yang baik dengan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Partai Demokrat masih optimis poros ketiga akan terbentuk pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Peta politik saat ini dinilai masih cukup cair.
Partai Demokrat menilai pengadilan di tanah air bak LSM. Hal itu menyikapi perintah PN Jakarta Selatan kepada KPK untuk menetapkan sejumlah nama sebagai tersangka kasus dugaan korupsi bailout Bank Century.
Putusan praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) dinilai cacat hukum. Sebab, praperadilan adalah sarana untuk memeriksa dan memutus sah atau tidaknya setiap upaya paksa yang dilakukan oleh penyidik.
Partai Demokrat mengaku telah mempersiapkan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Capres atau Cawapres untuk Pilpres 2019.
SBY kurang sependapat dengan rumor Indonesia bubar pada 2030. Ia malah optimis pada tahun tersebut ekonomi negara akan semakin menguat.
Partai Demokrat membantah akan mendukung Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu membantah Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang menyebut Partai Demokrat akan merapat ke koalisi Jokowi.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut Partai Demokrat tidak serius untuk membentuk poros ketiga atau kekuatan baru dalam kontestasi Pilpres 2019.
Partai Demokrat hingga saat ini belum menentukan pilihan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) pada kontestasi Pilpres 2019 nanti.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyindir ada elite saat ini "goblok" dan bermental maling.