Dia mengaku bersalah atas tuduhan persekongkolan untuk memperoleh akses komputer yang melanggar Undang-Undang Pengendalian Ekspor Persenjataan.
Dikarenakan komputer yang digunakan Goldstein tak lagi bisa berfungsi usai menggunakan Windows 10 dan layanan pelanggan Microsoft tak kunjung memperbaikinya