Kejahatan perang dilakukan oleh unit militer yang sama yang memaksa 750.000 warga Rohingya melarikan diri ke Bangladesh pada 2017
Polisi di Pekua mengatakan 67 Muslim Rohingya dari Kutupalong, pemukiman pengungsi terbesar di dunia, dihentikan ketika mereka menunggu untuk naik kapal pukat ikan.
Ribuan Muslim terbunuh dalam penumpasan itu dan sekitar 800.000 Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh, tempat mereka saat ini tinggal di kamp-kamp dalam kondisi yang mengerikan.
Mokhlesur mengatakan gadis-gadis Rohingya yang berusia antara 15 dan 19 tahun itu berpotensi menjadi korban prostitusi paksa.
Komoditas perkebunan kelapa sawit merupakan andalan pemerintah dalam meraup devisa.
Seorang arsitek muda Bangladesh mendadak tenar, setelah gambar digitalnya yang berisi sosok Lionel Messi
Tindakan brutal militer pada tahun 2017 memaksa sekitar 740.000 Rohingya di negara bagian Rakhine melintasi perbatasan ke Bangladesh.
Relokasi yang "tidak direncanakan" tanpa persetujuan para pengungsi "memiliki potensi menciptakan krisis baru."
Di Myanmar, sebagian besar Rohingya tidak memiliki identitas hukum atau kewarganegaraan dan di Bangladesh