Sekitar 650.000 warga Israel saat ini tinggal di lebih dari 100 pemukiman Yahudi yang dibangun di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak Israel menduduki wilayah itu pada tahun 1967 silam.
Basic Law yang disahkan oleh Knesset (Parlemen Israel) pada Mei 2018 ini menegaskan bahwa hak-hak nasional di Israel hanya menjadi milik orang-orang Yahudi.
Media Kuwait, termasuk Al-Qabas dan Al-Rai mengutip sebuah sumber yang mengatakan bahwa Tzion memasuki negara dengan paspor Amerika Serikat.
BTS, tuai kecaman dari kelompok hak asasi manusia (HAM) Yahudi karena menggunakan topi ala Nazi dan melakukan pemotretan pada peringatan Holocaust.
Josef Schuster memperingatkan meningkatnya kekerasan xenophobia yang menargetkan kalangan beragama minoritas di Jerman.
Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai "wilayah pendudukan" dan menyatakan seluruh aktivitas pembangunan pemukiman Yahudi di sana ilegal
Harian Israel Haaretz menyebutkan, pengadilan Distrik Yerusalem Israel melegalkan pos terdepan, yang katanya dibangun dengan "niat baik" oleh para pemukim Yahudi.
Para pengunjuk rasa yang sebagian besar orang Arab Israel, melambai-lambaikan bendera Palestina dan mengangkat tanda-tanda bertuliskan `persamaan`
Pada tahun 1994, Baruch Goldstein, seorang pemukim Yahudi Israel-Amerika, menembak mati 29 orang Muslim Palestina ketika mereka berdoa di masjid sebelum bunuh diri.
Undang-undang baru tersebut berbicara tentang Israel sebagai tanah air bersejarah orang Yahudi